Opini

Bantuan Setya Novanto Dan Pemikiran Kita

By

on

Oleh :Donsisko Peranginangin, S.H

Bantuan yang diberikan oleh Setya Novanto sebesar 5 Milyar kepas Desa Lingga dan Pengungsi Sinabung menimbulkan Pro dan Kontra di kalangan masyarakat karo khususnya yang berada di facebook.

Sebagian masyarakat menilai bantuan tersebut sah sah saja dan boleh diterima terlepas dari mana dan apa motivasi bantuan itu. Sebagian kalangan mempertanyakan apa motivasi dan sumber dana itu terlebih Setya Novanto dikenal Politikus yabg memiliki cacatan tersendiri dalam hal korupsi.

Kelompok lain, mencoba mengkritisi adanya pihak pihak lain yang memafaatkan momen ini menjadi media pencitraan sebagai salah satu bagian dari investasi politik masa depan.

Penulis sendiri memiliki penilaian tersendiri terkait bantuan setya novanto yang dimaksud diatas dan tidak mau berpihak dalam polemik yang terjadi.

Bagi penulis, Polemik terkait bantuan Setya Novanto memberi gambaran jelas bagaimana sebenarnya  pemikiran masyarakat karo khususnya di facebook.

Menurut  Eleanor Roosevelt, mantan Presiden USA ada 3 jenis pikiran yakni : “Small Minds discuss people, Average Minds discuss events, Great Minds discuss ideas”.

Yang dalam bahasa Indonesia berarti,

Pikiran kecil membicarakan orang.Pikiran sedang membicarakan peristiwa.Pikiran besar membicarakan suatu gagasan.

Dari ketiga jenis pemikiran yang diucapkan oleh Roosevelt, pemikiran masyarakat karo khususnya yg ada di facebook terkait Bantuan Setya Novanto menurut penulis, masih pada jenis pikiran kecil dan sedang, karena proses diskusi masih berkutat kepasa orang dan pristiwa belum masuk kedalam sebuah pembicaraan gagasan atau ide yang menyelesaikan masalah pokok yakni nasib pengungsi.

Hal ini tentu sangat memprihatinkan mengingat yang ikut dalam polemik itu adalah orang orang berpendidikan. Seharusnya yang menjadi bahan pembicaraan adalag gagasan bukan orang maupun peristiwa.

Penulis bukan hendak mengatakan pendapat dan penilaian yang terlibat dalam polemik itu salah. Hanya saja penulis hanya mencoba mengingatkan, sudah sejauh manakah pemikiran kita.

Penulis sendiri sangat heran, mengapa bantuan yang hanya Rp 5 Milyar itu menjadi heboh, padahal sebelumnya masih banyak lembaga/perorangan menyumbang lebih dari Rp 5 Milyar tidak menjadi heboh seperti ini, misalnya Bantuan Caritas Keuskupan Agung Medan yang telah memberi bantuan lebih dari Rp 5,5 milyar, bantuan dari Dhompet Duafa, dan NGO lainya.

Bagi penulis, ada hal yang membuat bantuan setya novanto jadi heboh yakni pemikiran kita yang kecil dan sedang itu. Dengan sedikit bantuan media sosial sebagai ruang, maka kitapun menjadi terjerumus kedalammnya.

Karena, Pikiran kecil akan menghasilkan GOSIP, Pikiran sedang akan menghasilkan PENGETAHUAN, Sementata Pikiran besar akan menghasilkan SOLUSI.

GOSIP tentu hal yang sangat asyik dibicarakan, selain kebenarannya yang belum teruji, makna yang bercabang membuat hal ini sangat laku di dunia politik.

Pengetahuan tentu menjadi kebutuhan fundamental bagi manusia. Adanya akun media sosial seseorang, salah satu tujuannya adalah mencari pengetahuan.

Kedua hal itulah membuat bantuan setya novanto menjadi bahan baku untuk kedua pemikiran iti. Sementara pemikiran besar yang diharapkan menghasilkan solusi masih belum ditemukan.

 

About Redaksi

Chief Editor Jambur.com

Recommended for you