Hukum

Peneliti Senior LIPI : Jika Jokowi Betul Tidak ingin Lemahkan KPK, Copot Jaksa Agung

on

Jambur.com – Sampai saat ini Presiden Joko Widodo belum ada mengeluarkan kebijakan ataupun pernyataan terkait dengan perseteruan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Namun beberapa kali Jokowi sempat mengatakan bahwa ia sama sekali tidak ingin ketika KPK dilemahkan.

Menurut Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris mengatakan bahwa jika Presiden Joko Widodo memang betul tidak ingin KPK dilemahkan maka ia harus membuktikan pernyataannya tersebut. Menurut Haris, salah satu cara yang bisa dilakukan Jokowi untuk membuktikan pernyataanya tersebut adalah dengan mencopot Jaksa Agung, Muhammad Prasetyo dari posisinya. Hal itu diyakini Haris mencadi cara yang tepat, karna menurutnya Jaksa Agung justru menjadi “duri dalam daging” di pemerintahan Jokowi.

“Kalau benar Presiden Jokowi komitmen memberantas korupsi dan memperkuat KPK, ya Jaksa Agung harus dicopot,” kata Haris, Sebagaimana dikutip dalam Kompas.com, Rabu (13/9/2017).

Dengan tegas Haris mengatakan, Jokowi harus konsisten dengan apa yang ia sampaikan terkait dengan sikapnya dalam mendukung korupsi di Indonesia.

“Presiden Jokowi harus konsisten dengan komitmen pemberantasan korupsi,” Tegas Haris.

Kekonsistenan Jokowi itu mesti dibuktikan dengan menolak pandangan Jaksa Agung yang mengingin agar fungsi penuntutan tindak pidana korupsi (tipikor) yang dimiliki KPK dikembalikan sepenuhnya ke Korps Adhyaksa.

“Artinya Presiden harus minta Jaksa Agung mengoreksi pernyataannya. Jika Jaksa Agung tidak mau, itu sama dengan membangkang terhadap sikap dan komitmen Presiden. Konsekuensi logisnya Jaksa Agung harus dicopot. Dan sebaiknya jangan ambil Jaksa Agung dari orang partai, pasti muncul conflict of interest,” tutur Haris.

About Elfanta Purba

Penulis Lepas Tentang Politik, Tips dan Trik

Recommended for you