Berita

Bakercab GmnI Labuhanbatu Raya Kecam Aksi Teror Bom Surabaya

on

Jambur.com/Berita – GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) mengecam dan mengutuk keras pelaku teror bom atas nama apapun serta menyampaikan duka sedalam-dalamnya terhadap para korban tewas maupun korban luka-luka. Teror merupakan tindakan yang sangat keji dan tercela serta tidak manusiawi. Tindakan teror adalah musuh bagi segenap anak bangsa dan harus segera dihentikan.

Pengeboman yang terjadi dua hari beruntun, yang terjadi pada pagi hari di Surabaya (13/05/2018) dengan tiga titik yang berbeda dan pada hari ini masih ada aksi teror masih berlanjut di depan Mapolresta Surabaya adalah cerminan dari kelalaian berbagai pihak. Baik, pemerintah maupun masyarakat, sekiranya sebagai sebuah elemen yang tak terpisahkan, haruslah sedini mungkin bahu membahu untuk mencegah terjadinya tindakan teror. Kejadian ini dapat menjadi refleksi bagi kita semua agar lebih waspada dan pro-aktif terhadap gerak tindak tanduk dari oknum-oknum yang dianggap mencurigakan. Sehingga dalam kehidupan sehari-hari dapat sedini mungkin mendeteksi serangan dan ancaman pelaku teror.

Negara, dalam hal ini, pemerintah dan aparat keamaman haruslah menindak tegas para pelaku dan mengevaluasi secara serius kelalian yang mengakibatkan terjadinya peristiwa teror pagi ini. Negara harus menjamin perlindungan terhadap segenap masyarakat seperti tertuang dalam UUD 1945.

Melihat rentetan peristiwa tersebut, ada dua hal Bakercab (Badan Kerja Cabang) GmnI Labuhanbatu Raya soroti setelah peristiwa aksi terorisme yang beberapa hari ini terjadi, antara lain :

Pertama, Bakercab GmnI Labuhanbatu Raya melalui Wakabid Politik Bakercab GmnI Labuhanbatu Raya, Saddam Husein Ritonga, melihat peristiwa duka ini menjadi ujian bagi kita sebagai satu bangsa yang sudah sangat individualisme dan seperti ada skat antar sesama bangsa Indonesia. Melalui ini Semangat gotong royong harus kembali digalakan sebagai counter tehadap paham radikalisme dan terorisme sehingga gerakan teror dapat tereduksi secara masive.

Kedua, Bakercab GmnI Labuhanbatu Raya menyeroti kinerja pemerintah, dalam hal ini aparat keamanan, yang harus segera dievaluasi total, sehingga mampu menjamin keamanan dan tidak terulangnya peristiwa teror dikemudian hari.

Terakhir, menanggapi terbelahnya argumentasi masyarakat dalam media sosial terhadap persitiwa duka ini, kami mendorong elemen netizen agar stop untuk saling menyalahkan, saling mencurigai dan anasir-anasir negatif lainnya yang bersifat meresahkan dan menghasut. GMNI mengajak seluruh masyarakat agar selalu waspada dan berkonsentrasi terhadap lingkungan disekitar karena pelaku teror, para radikalis bisa saja ada disekitar kita.

Bukan kami takut melainkan kami melawan radikalisme!

Merdeka!
GmnI!!! Jaya
Marhaen!!! Menang

Ketua Bakercab GmnI Labuhanbatu Raya
Yanto Ziliwu

About Putra Tarigan

Penulis Lepas Rubrik Politik, Hukum dan Hiburan

Recommended for you