Berita

Perkosa 18 Anak-Anak, Pria Turki Dipenjara 572 Tahun

on

Jambur.com,Islamabad-Pengadilan Turki memberikan hukuman selama 572 tahun penjara terhadap pelaku pelecehan seksual dan penganiayaan kepada 18 anak-anak laki-laki.

Pelaku yang bekerja sebagai seorang petugas kebersihan pada sebuah sekolah, telah terbukti bersalah dan terjerat kejahatan berlapis setelah melecehkan dan memperkosa belasan siswa di tempat kerjanya.

Pengadilan Provinsi Adiyaman memutuskan dan memberi hukuman terhadap terdakwa, 30 tahun kepada masing-masing anak korban pelecehan tersebut. Maka dari itu, total hukuman penjara yang wajib dijalani oleh terdakwa adalah 540 tahun.

Tidak hanya itu, terdakwa juga memperoleh  hukuman tambahan selama 32 tahun penjara atas tuduhan merebut kebebasan seseorang, bertindak cabul, dan pemerasan.

Jadi total hukuman yang harus dijalani terdakwa yang telah berusia 32 tahun tersebut menjadi 571 tahun, 11 bulan dan 25 hari. Demikian dilansir dari AFP.

Pelaku pedofil tersebut diketahui sudah bekerja pada sebuah sekolah pendidikan keagamaan pada tahun 2012 lalu dan mulai tinggal di sekolah antara 2013 hingga 2015.

Menurut laporan Hurriyet, pelaku telah melakukan kekerasan secara fisik kepada para korban seperti, memukuli mereka, memaksa mereka untuk menonton film porno, merokok, bahkan juga mengancam mereka.

Turki dan masyarakatnya kini terfokus dalam kasus pelecehan seksual terlebih korbannya adalah para anak-anak. Pemerintah Ankara pun menyikapi hal tersebut dengan membentuk komisi khusus yang langsung melibatkan enam menteri.

Di Turki, pengadilan telah memutuskan bahwa pada tahun 2016 kasus yang paling meningkat pesat adalah pelecehan seksual terhadap anak dengan jumlah 21.189 kasus.

Pemerintah Turki kini kembali mempertimbangkan hukuman kebiri kimia terhadap para pelaku kasus pedofilia atau pelecehan seksuak terhdap anak-anak, hal yang sempat diperkenalkan pada 2016 namun ditangguhkan.

About Irvan Yoanda

Membaca dan menulis adalah jalan bagi orang yang ingin belajar dan mengetahui banyak hal. AYO MEMBACA!!!!!!!

Recommended for you