Berita

PDIP Tolak KPU Terkait Larangan Pasang Gambar Soekarno

on

Jambur.com,Jakarta-Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Eva Kusuma Sundari meminta agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencabut larangan parpol pasang gambar Sukarno atau tokoh bangsa lainnya pada alat peraga kampanye.

Pada aturan kampanye, KPU membuar larangan agar parpol tidak bisa memasang gambar Soekarno, Soeharto beserta tokoh-tokoh lainnya yang bukan pengurus partai dalam alat peraga kampanye.

Eva menegaskan bahwa partainya tidak sepakat kalau peraturan itu diberlakukan.

“Batalkan peraturan tersebut,” ujar Eva, Selasa (27/2/2018).

Eva mempertanyakan maksud dan tujuan dari larangan KPU tersebut bahwa partai politik tidak diperbolehkan memasang foto Soekarno dan tokoh lainnya pada alat peraga kampanye.

Eva menduga, KPU saat ini mendorong partai politik agar menjadi wadah aspirasi masyarakat yang pragmatis dan tidak memandang sisi historis. Dia sangat menyayangkan jika benar hal itu yang menjadi motif KPU.

“Maunya KPU, partai-partai politik tidak butuh ideologi kali ya? Ini berlaku untuk semua parpol, bukan hanya PDIP lho,” kata Eva.

Eva menjelaskan, semangat dan ajaran para tokoh dan pahlawan bangsa harusnya diteruskan dan dikembangkan, bukan malah dihilangkan.

Eva bahkan menegaskan bahwa KPU sudah menjadi korban buku End of Ideology karangan Daniel Bell yang terbit 1960.

“KPU korban buku End of Ideology,” ujar Eva.

Eva juga bertanya-tanya, apakah KPU saat ini sedang menjalani misi tertentu. Misi yang dimaksud Eva yakni mengarah kepada ideologi tunggal di Indonesia.

“Atau KPU tengah promo ideologi tunggal? Alias neolib,” ujarnya

Larangan KPU dinilai telah merugikan PDIP. Apalagi pada anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) PDIP tertulis jelas bahwa ajaran Soekarno adalah rujukan utama kader PDIP.

Eva curiga bahwa KPU tidak mendukung PDIP melanggengkan ideologi Pancasila yang pertama kali didengungkan oleh Soekarno.

“KPU kok ahistoris dan tidak mendukung upaya PDIP untuk tetap konsisten dengan ideologi Pancasila ya?” ujar Eva.

About Irvan Yoanda

Membaca dan menulis adalah jalan bagi orang yang ingin belajar dan mengetahui banyak hal. AYO MEMBACA!!!!!!!

Recommended for you