Berita

Ozon Di Wilayah Khatulistiwa Semakin Menipis

on

Jambur.com,Jakarta-Hasil penelitian telah temukan masalah baru pada atmosfer Bumi. Setelah kondisi ozon di sekitar Antartika mulai membaik, kini lapisan ozon yang terdapat di sekitar wilayah ekuator malah terabaikan.

Ada ketakutan dari sejumlah ilmuwan bahwa sinar ultraviolet (UV) yang menembus langit non-kutub semakin kuat. Akibatnya ozon pada lapisan stratosfer bawah juga semakin tipis.

Padahal di bawah langit tersebut, miliaran orang tinggal di sana. Hasil penelitian yang dimuat jurnal Atmospheric Chemistry and Physics itu menangkap kondisi atmosfer yang terekam selama 30 tahun terakhir.

“Penelitian ini fokus pada garis lintang rendah hingga menengah, di mana sinar matahari semakin intens, sehingga ini tidak baik bagi penderita kanker kulit,” ujar Prof.Joanna Haigh dari Imperial College London, Selasa (6/2/2018).

Hal yang menyebabkan menipisnya lapisan ozon di wilayah itu belum diketahui. Tetapi ada dugaan kandungan bahan kimiawi pada cat industri, semprotan aerosol, dan perubahan iklim yang mempengaruhi kondisi ozon tersebut.

“Saya tidak mau orang-orang panik atau sangat khawatir, tetapi ada sesuatu yang terjadi pada stratosfer lapisan bawah yang penting untuk dipahami,” kata William Ball, ahli fisika atmosfer dari Physikalisch-Meteorologisches Observatorium Davos World Radiation Centre, Swiss.

Ball dan rekannya menggunakan data satelit untuk mengetahui kondisi ozon sejak dari permukaan Bumi, troposfer, hingga stratosfer. Hasilnya, ketebalan ozon di stratosfer bawah berkurang 2,2 Dobson unit satuan yang digunakan untuk mengukur ketebalan ozon. Sementara konsentrasi ozon di stratosfer lapisan atas meningkat 0,8 unit.

Sadar akan bahaya ini, muncul traktat internasional bernama Protokol Montreal pada 1989 yang isinya bertekad memulihkan lapisan ozon di Antartika.

About Irvan Yoanda

Membaca dan menulis adalah jalan bagi orang yang ingin belajar dan mengetahui banyak hal. AYO MEMBACA!!!!!!!