Berita

Pabrik Parfum Palsu Digrebek Polisi, Keuntungannya Meraup Hampir 36 Miliar

on

Jambur.com-Sebuah rumah kontrakan di Tamansari, Jakarta Barat tempat produksi parfum palsu, digerebek Polda Metro Jaya dan BPOM DKI Jakarta. Setelah diperiksa BPOM, parfum tersebut ternyata dapat membahayakan dan menyebabkan kanker kulit.

“Penyidik dapat info, ada berbagai merek parfum dengan harga yang relatif murah. Tapi kondisi barang, dus dan botolnya itu cacat,” ujar dia saat ditemui di lokasi rumah produksi wilayah Tamansari, Jakarta Barat, Rabu (7/2), kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.

Barang Bukti Parfum Palsu Yang Digrebek Polisi

Argo menjelaskan, selama satu bulan penyidikan, kepolisian berhasil menemukan lokasi pembuatan parfum palsu tersebut. Satu pelaku yang diamankan berinisial HO, yang sebelumnya pernah bekerja di toko parfum ternama Indonesia.

Pengalaman empiris HO sebagai karyawan di toko parfum, pelaku pun mengerti bagaimana caranya mengolah parfum. Menurut Argo, parfum-parfumnya pun bermerek ternama seperti Channel, Bvlgari dan lain sebagainya dijual dengan harga Rp 250 ribu hingga Rp 750 ribu. Kalau dilihat dari harga asli merek parfum bermerk itu sangat berbeda jauh dari harga aslinya.

Pelaku telah melancarkan aksinya selama kurang lebih tiga tahun di kontrakan tersebut dan sudah memiliki hampir 5.000 pelanggan di sembilan provinsi, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Banten, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sumatra Barat dan Jakarta.

“Dari hasil penjualannya ia meraup keuntungan hingga Rp 36 miliar selama tiga tahun ini dan memiliki 20 pegawai. Parfum palsunya itu juga dijual di website resmi seperti Blibli.com, Belanja.com, Bhineka.com, dan Indonetwork,” ucap dia.

About Irvan Yoanda

Membaca dan menulis adalah jalan bagi orang yang ingin belajar dan mengetahui banyak hal. AYO MEMBACA!!!!!!!