Berita

Berbakat Rancang Busana Pengantin, Gadis Tuna Grahita Ini Bertemu Ivan Gunawan

on

Jambur.com,Pekalongan-Masih sehat, tidak kekurangan suatu apapun tapi suka mengeluh? Malu deh sama Windy Setyoningsih (23) gadis penyandang tuna grahita asal Pekalongan. Walaupun mempunyai keterbatasan, Windy tak pernah menyerah dalam menekuni hobinya yang juga merupakan bakatnya dari kecil, yakni merancang busana pengantin.

Windy mengaku mengidolakan seorang perancang busana yang telah terkenal di tanah air yakni Ivan Gunawan. Dikabarkan, Windy akhirnya bertemu dengan sang idola, desainer kondang Ivan Gunawan pada Kamis (1/2/2018) kemarin. Windy diundang pada acara talkshow di TV swasta yang hostnya sendiri adalah Ivan Gunawan.

Terlahir dengan kondisi keterbelakangan mental, Windy pun hanya dapat menempuh pendidikan sampai kelas 4 SD. Selain orang tuanya yang kekurangan biaya, Windy juga tidak tahan karena terus diejek oleh teman sekelasnya.

Kendati demikian, Windy memiliki satu hobi yaitu menggambar baju pengantin. Windy sering menggambar pada buku yang diberi oleh tetangganya. Gambarannya sangat bagus, rapi serta mendetail.

Windy mengidolakan seorang Ivan Gunawan yang juga merupakan seorang perancang busana yang namanya telah dikenal di seluruh tanah air. Karena bakatnya tersebut, Ivan Gunawan pun bersedia membantu Windy untuk mengembangkan bakatnya.

Ivan sendiri kagum melihat rancangan Windy yang sangat jelas dan mendetail. Dalam beberapa bulan terakhir, Windy telah menggambar ratusan desain.

Bakat Windy juga diapresiasi oleh Koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kabupaten Pekalongan lewat koordinasinya telah membuka jalan pada Windy untuk memperoleh beasiswa di dua perguruan tinggi desain yang ada di Bandung dan Jakarta. Pihaknya juga telah memberi pendampingan dengan izin orangtua Windy.

Dari kisah hidup Windy kita dapat belajar dua hal. Pertama, lahir dengan kondisi keterbatasan bukan menjadi penghalang untuk melakukan apa-apa. Kedua, mengejek orang lain, apalagi hanya berdasar kondisi keterbelakangan mental atau disabilitas dampaknya lebih besar dari yang kita kira.

Windy, pada kasus ini, sampai keluar dari sekolah. Padahal, jika dia meneruskan pendidikannya dulu dan tidak diejek, bisa jadi bakatnya akan terdeteksi lebih dini.

About Irvan Yoanda

Membaca dan menulis adalah jalan bagi orang yang ingin belajar dan mengetahui banyak hal. AYO MEMBACA!!!!!!!

Recommended for you