Berita

Setya Novanto Ajukan Justice Collabolator Untuk Ungkap Nama Besar Korupsi E-KTP

on

Jambur.com,JakartaPengacara Setya Novanto, Firman Wijaya mengatakan, kliennya memiliki alasan untuk mengajukan diri sebagai justice collaborator atau saksi pelaku dengan cara bekerja sama dengan penegak hukum. Terkait itu, yakni Setya Novanto ingin terang-terangan dalam kasus dugaan korupsi proyek e-KTP, terutama terkait dengan sejumlah nama-nama besar yang diduga turut terlibat.

“Ya (ingin mengungkap) nama besar, saya belum tahu yang dimaksud memiliki status sosial atau pengaruh tertentu, tapi kita lihat saja nanti. Proses akan membuktikan,” ujar Firman di sela-sela sidang Setnov di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (11/1/2018).

Firman menyatakan, Setya Novanto bukan orang yang berperan dan berpengaruh dalam kasus dugaan korupsi yang diperkirakan merugikan negara sebesar Rp2,3 triliun. Menurutnya, proses penganggaran dan pengadaan e-KTP sebelumnya telah dirancang sedemikian rupa dari jauh-jauh hari.

“Tapi yang jelas saya melihat peran pak Novanto tidak dalam posisi yang sangat berpengaruh dalam hal ini,” tambahnya.

Saat ditanya, nama besar yang akan diungkap oleh Setya Novanto salah satunya yaitu mantan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi. Firman mengatakan tidak ingin berspekulasi. Menurutnya, sejumlah pihak yang lebih berperan dalam proyek senilai Rp5,8 triliun dapat dilihat dari posisi mereka waktu itu.

“Ya kita kan nggak bisa berspekulasi. Tapi kita lihat saja, kalau posisi yang lebih besar itu jabatan-jabatan yang berpengaruh di negeri ini, ya mungkin saja,” ujar Firman.

Selain itu, permintaan Justice Collabolator dari Setya Novanto karena inginkan perlakukan KPK yang adil dalam penanganan kasus ini. Menurut Firman, KPK selama ini terkesan ‘hanya’ memburu seorang Setnov.

“Tapi kita tunggu pembuktiannya. Tapi yang lebih penting tentang JC bagi saya pada pak Novanto adalah soal keadilan. Fairness process. Kenapa kok saya (Setya Novanto) yang diburu? Kenapa nama-nama lain hilang? Itu jadi harapan dalam pengajuan JC,” tambah Firman.

Setya Novanto resmi mengajukan Justice Collabolator pada kasus dugaan korupsi proyek e-KTP kemarin sore. Surat tersebut telah diterima oleh penyidik KPK. Saat ini, KPK tengah mempelajari permohonan JC yang diajukan oleh Setya Novanto.

Terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi Setya Novanto sebelum pimpinan KPK memberi status Justice Collabolator dalam kasus e-KTP, seperti mengakui perbuatannya, mengungkap pelaku lain yang lebih besar, serta memberikan kesaksian secara benar kepada penyidik lembaga antirasuah tersebut.

About Irvan Yoanda

Membaca dan menulis adalah jalan bagi orang yang ingin belajar dan mengetahui banyak hal. AYO MEMBACA!!!!!!!

Recommended for you