Berita

PDIP Dan PPP Sepakat Usung Djarot-Sihar Di Pilgubsu 2018

on

Jambur.com,Jakarta-Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah setuju berkoalisi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk mengusung bakal  calon gubernur Djarot Saiful Hidayat dan bakal calon wakil gubernur Sihar Sitorus di Pilgubsu 2018.

Sekjen PPP Arsul Sani, mengatakan bahwa PPP mendukung pasangan Djarot-Sihar yang diusung PDIP agar dapat memenuhi syarat perolehan kursi untuk mendaftar di KPU, yaitu sebanyak 20 kursi DPRD Sumut.

“Kami sepakat mengusung pasangan Djarot-Sihar sehingga berkecukupan dari perolehan kursi karena PDIP punya 16 kursi, kami 4 kursi,” kata Arsul di Gedung DPR, Jakarta, Rabu, (10/1/2018).

Selain untuk memenuhi persyaratan, Arsul menjelaskan, dukungan untuk Djarot-Sihar adalah salah satu bentuk kesepakatan politik antara PPP dengan PDIP di sejumlah daerah yang menggelar Pilkada tahun 2018.

Dalam kesepakatan politik itu PDIP dan PPP saling dukung di beberapa daerah. Misalnya di ajang Pilkada Jawa Tengah, kader PPP Taj Yasin mendapat posisi Cawagub mendampingi Ganjar Pranowo.

Bahkan di Pilkada Jawa Barat, PDIP juga menjalin kesepakatan dengan tidak mendukung Ridwan Kamil agar kader PPP, Uu Ruzhanul Ulum dapat menjadi Cawagub.

“Hampir seluruh partai dalam membentuk koalisi itu pasti ada pertukaran dukungan. Di satu tempat misalnya kami PPP menerima dukungan. Di tempat yang lainnya kami harus memberikan dukungan,” ujarnya.

Asrul mengakui keputusan mendukung Djarot-Sihar sempat menjadi polemik di internal PPP. DPW PPP Sumut berkeberatan jika DPP PPP mendukung Djarot-Sihar. Penolakan bahkan dilakukan oleh DPW PPP lewat unjuk rasa.

“Tapi pada akhirnya kan kami harus putuskan. Kami sudah sampaikan keputusannya kepada teman-teman di Sumut bahwa DPP karena mempertimbangkan saling menerima dan memberikan dukungan maka kami melengkapi Djarot-Sihar di Sumut,” ujar Arsul.

Meski sepakat mendukung, Arsul berkata, DPP PPP telah memberi penjelasan kepada pasangan Djarot-Sihar bahwa DPW PPP tidak sepakat dengan dukungan itu. Informasi itu disampaikan oleh Arsul agar pasangan itu memahami kondisi dukungan tersebut.

“Di sisi lain kami secara internal menghormati aspirasi dan juga suara yang disampiakan DPW dan DPC. Kami juga sampaikan kepada teman-teman PDIP bahwa dukungan kami berikan dalam kondisi saat ini teman-teman di sana berkeberatan,” ujarnya.

Pengurus DPP PPP yang dipimpin oleh Ketum PPP Romahurmuziy dan Ketua Majelis Pertimbangan PPP Suharso Manoarfa sudah bertemu dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Dalam pertemuan itu, kata Arsul, PPP meminta PDIP memenuhi kriteria calon yang akan diusung di Pilkada Sumut. Pertama, PPP meminta pasangan Cagub-Cawagub yang didukung harus beragama Islam.

“Kemudian juga mohon kalaupun bukan muslim, tokoh dari Sumut lah,” ujar Arsul.

PPP juga sempat menawarkan petahana Teuku Erry sebagai pendamping Djarot. Namun, usulan itu batal karena mempertimbangkan kesepakatan dan dinamika politik antara PPP-PDIP saat ini.

“Yang penting aspirasi itu sudah kami sampaikan. Makanya keputusannya baru kami ambil pagi tadi,” ujarnya.

About Irvan Yoanda

Membaca dan menulis adalah jalan bagi orang yang ingin belajar dan mengetahui banyak hal. AYO MEMBACA!!!!!!!

Recommended for you