Berita

Kominfo, Bawaslu Dan KPU Bersinergi Cegah Kampanye Hitam Dan Politik SARA Di Media Sosial

on

Jambur.com,Jakarta-Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) kali ini berupaya tidak hanya untuk mengawasi media sosial yang didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), tetapi juga yang memiliki afiliasi dengan partai politik dan kepala daerah.

Hal tersebut terungkap setelah rapat bersama antara Menkominfo Rudiantara, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman dan Ketua Badan Pengawas Pemilu Abhan di kantor Bawaslu, Jakarta, Selasa malam (9/1/2018).

Rudiantara mengatakan rapat tersebut membahas sinergi diantara ketiga institusi dalam upaya pencegahan kampanye hitam dan ujaran kebencian dalam dunia maya selama Pilkada serentak berlangsung.

Rudiantara juga mengakui bahwa media sosial adalah salah satu alat kampanye di masa kini.

Kominfo tidak hanya akan mengawasi akun media sosial yang didaftarkan oleh partai politik ke KPU, tetapi juga akun lain yang diduga memiliki keterkaitan dengan partai politik atau calon kepala daerah.

Rudiantara mengatakan, Kominfo juga akan memberikan laporan kepada Bawaslu jika terdapat akun media sosial yang diduga melakukan kampanye hitam dan ujaran kebencian yang mengandung SARA. Teknis pengawasan akan dibahas lebih lanjut di antara ketiga lembaga itu.

“Tidak lebih dari bulan ini. Semoga sudah bisa ada langkah konkrit yang lebih jelas lagi termasuk teknisnya,” ujar Rudiantara, Selasa (9/1/2018).

Rudiantara menambahkan, pihaknya juga telah mengawasi ujaran kebencian yang mrngandung SARA yang beredar di media sosial dan berhubungan dengan Pilkada. Dalam hal ini, kata dia, dua lembaga yang kompeten adalah KPU dan Bawaslu.

Membangun Sinergi

Ketua Bawaslu, Abhan mengatakan, rapat yang dilakukan dengan Kominfo adalah yang pertama kalinya dalam rangka mencegah praktik kampanye hitam di media sosial.

Menurut Abhan, Kominfo adalah lembaga yang paling kompeten dalam mengawasi praktik kampanye hitam yang mengandung SARA di media sosial.

“Ada beberapa hal untuk membangun sinergitas untuk mencegah dan mengantisipasi potensi pelanggaran kampanye black campaign di dunia maya,” kata Abhan.

Sementara itu Ketua KPU, Arief Budiman mengatakan sinergi antara Kemenkominfo dengan Bawaslu akan membuat praktik kampanye hitam semakin sedikit.

Pengawasan yang ketat, ujar Arief, akan membuat calon kepala daerah menjadi lebih kreatif dalam berkampanye.

“Sekaligus melindungi pemilih dari informasi dan berita-berita hoaks,” ujar Arief.

About Irvan Yoanda

Membaca dan menulis adalah jalan bagi orang yang ingin belajar dan mengetahui banyak hal. AYO MEMBACA!!!!!!!

Recommended for you