Berita

Kim Jong Un Mengecam AS Dan Ajak Korea Selatan Untuk Berdamai

on

Jambur.com,Pyongyang-Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un menegaskan agar Amerika Serikat mengetahui bahwa dirinya mempunyai tombol nuklir di meja kerjanya dan dalam waktu singkat siap menekan tombol tersebut ketika merasa terancam. Namun pada waktu yang sama, Kim Jong Un mengatakan kebersediaannya dengan pihak Korea Selatan.

Kim Jong Un menyatakan hal tersebut saat pembukaan Tahun Baru 2018 yang disiarkan melalui stasiun televisi setempat.

“Mengenai hubungan antara Utara dan Selatan, kita harus menurunkan ketegangn di Semenanjung Korea untuk menciptakan lingkunan yang damai,” ucap Kim Jong Un. “Kedua negara harus saling berupaya.” tambahnya.

Kim Jong Un menambahkan bahwa dia juga sedang mempertimbangkan pengiriman delegasi ke Olimpiade Musim Dingin yang akan berlangsung di Pyeongchang, Korea Selatan, pada Februari nanti.

“Partisipasi kami pada Olimpiade Musim Dingin ini akan menjadi kesempatan dalan menunjukkan persatuan rakyat dan kami harapkan acara tersebut berjalan dengan sukses. Para pejabat dari kedua Korea perlu segera bertemu untuk membahas ini,” ucap Kim.

Menurut Presiden Korea Selatan, Moon Jae, partisipasi Korea Utara pada olimpiade tersebut akan menjadi keamanan acara itu. Moon meminta agar Amerika Serikat menunda latihan perang besar di sekitaran Semenanjung Korea Selatan, yang kerap dinilai dan dikecam Korea Utara bentuk dari gladi resik untuk perang, hingga selesainya olimpiade.

Sebelumnya Korea Utara mengklaim telah berhasil melakukan uji coba misil balistik terbesar yaitu Hwasong-15 pada September lalu. Rudal tersebut diklaim dapat menjangkau seluruh daratan Amerika Serikat. Kim Jong Un menyatakan kekuatan senjata nuklirnya sudah tuntas.

Dalam pidatonya ini, Kim Jong Un juga  mengatakan bahwa Korea Utara semakin fokus dalam memproduksi hulu ledak nuklir dan rudal balistik untuk kebutuhan pengerahan operasional. Kim menegaskan hal tersebut agar Amerika Serikat tidak mungkin mengadakan perang dengan Korea Utara.

“Senjata nuklir ini akan digunakan ketika keamanan negara kami terancam,” ujar Kim.

Dilain sisi saat ditanya wartawan mengenai pidato tahun baru 2018 Kim Jong Un tersebut saat berkumpul di Resor Mar-a-Lago, Trump mengatakan, “Kita akan lihat, kita akan lihat.” ujarnya.

About Irvan Yoanda

Membaca dan menulis adalah jalan bagi orang yang ingin belajar dan mengetahui banyak hal. AYO MEMBACA!!!!!!!

Recommended for you