Berita

KPU: Biaya Pilkada 2018 Dan Pilpres 2019 Capai Rp.16,8 Triliun

on

Jambur.com,Jakarta-Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman memperkirakan jumlah anggaran dalam melaksanakan pemilu legislatif ( Pileg) dan pemilihan presiden 2019 (Pilpres)  yang akan datang berkisar Rp.16,8 triliun.

“Kalau sekarang jumlahnya mungkin sampai Rp.16,8 triliun,” ucap Arief di kantor KPU, Jakarta, Jumat (8/12/2017).

Menurut Arif, jumlah Rp.16,8 triliun itu, Rp.10,8 triliunnya akan digunakan untuk pelaksanaan tahap awal Pileg dan Pilpres sepanjang 2018. Sedangkan sisanya yaitu sebesar Rp.6 triliun akan digunakan untuk pelaksanaan pileg dan pilpres pada 2019.

Arief juga berencana akan membuat pengajuan untuk penambahan jumlah anggaran sebesar Rp.3 triliun jika nantinya dana awal Rp.16,8 triliun belum mencukupi.

Arief menjelaskan, di tahun 2018 anggaran yang dibutuhkan akan lebih besar, mengingat KPU harus menambah jumlah logistik kebutuhan pemilu dan biaya kampanye untuk menyukseskan jalannya pemilu.

Selain itu tambah Arief, KPU juga wajib mengeluarkan biaya untuk pembayaran honor para Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang sangat besar.

“Termasuk juga inflasi tahun itu,” ujar Arief.

Arief menambahkan, hingga saat ini KPU telah menerima anggaran sebesar Rp.12,2 triliun untuk pelaksanaan tahapan awal Pileg dan Pilpres di tahun 2018 atau lebih besar dari perkiraan yang hanya mencapai Rp.10,8 triliun.

Anggaran tersebut telah disahkan oleh Presiden Jokowi dan disepakati juga oleh Kementerian Keuangan pada Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBN 2018. Dana tersebut sudah bisa dicairkan pada Januari 2018 mendatang untuk kebutuhan Pileg dan Pilpres.

“Pasalnya, tahun 2018 mendatang akan banyak rangkaian kegiatan pemilu yang telah dipersiapkan sejak 2017,” ucap Arief.

Arief menjelaskan, jumlah anggaran Pileg dan Pilpres 2019 akan lebih kecil dibandingkan dengan Pileg dan Pilpres 2014 lalu. Pada Pileg dan Pilpres tahun 2014 lalu, KPU menyediakan anggaran sebesar Rp.18 triliun dan jumlah yang terpakai hanya Rp. 14 triliun.

Menurut Arief, anggaran yang dibutuhkan pada Pileg dan Pilpres 2019 akan lebih kecil karena pemilu kali ini akan dilakukan secara serentak atau bersamaan. Berbeda dengan 2014 lalu saat Pileg dan Pilpres dilakukan dalam waktu yang berbeda.

About Irvan Yoanda

Membaca dan menulis adalah jalan bagi orang yang ingin belajar dan mengetahui banyak hal. AYO MEMBACA!!!!!!!

Recommended for you