Berita

Warga Selungkung Bali Membuat Patung Dari Lahar Dingin Gunung Agung

on

Jambur.com,Bali-Lahar dingin yang berasal dari Erupsi Gunung Agung, mengalir di Sungai Unda dan dimanfaatkan oleh I Dewa Gede Bayuna, (51) untuk dijadikan patung. Warga Kelurahan Semarapura Kangin itu bertempat tinggal tidak jauh dari Sungai Unda.

“Saya melihat ada aliran lahar 5 meter. Saya ambil untuk dimanfaatkan,” ucap Bayuna, Minggu, (3 /12/2017).

Saat itu Bayuna sedang berada di warung meminum kopi tepatnya dekat dengan Sungai Unda. Tiba-tiba bau belerang tercium dan mengejutkan dirinya dan melihat aliran Sungai Unda berubah menjadi lumpur yang mengental. Ia pun mencoba untuk menyentuh lahar hujan yang bertemperatur dingin itu.

“Saat itu terpikir kalau lahar bisa dibentuk,” ujar Bayuna .

Bayuna mengaku, ia mengerjakan patung yang berukuran 1×1 meter tersebut selama 6 hari. Patung yang diukirnya dengan bentuk seorang petapa dalam agama Hindu tersebut muncul dengan spontanitas.

“Patung bentuk resi memberikan petuah tutur yang baik memiliki nilai luhur yang bermanfaat untuk manusia,” ucapnya.

Patung tersebut diukir dengan bentuk seorang petapa tua berjanggut, rambut diikat ke atas, memakai kamen. Telapak tangan kanan patung tersebut menghadap ke depan, sedangkan tangan kiri menempel di kaki sebelah kiri yang duduk bersila.

Bayuna mengerjakan patung tersebut menggunakan alat yang sederhana seperti pisau. Saat proses pembentukan masing-masing bagian, Bayuna mengerjakan langsung dengan telapak tangan.

“Beberapa bagian (guratan) saya hanya menggunakan dengan kuas,” ujarnya.

Bayuna menggunakan besi bekas yang dibalut dengan kawat ram sebagai kerangka patung. Selanjutnya adonan lahar ia tempelkan mengikuti bentuk kerangka tersebut.

“Agar laharnya bisa kuat menempel di kerangka besi, saya tambahkan sedikit semen,” ujarnya.

Bayuna menambahkan, saat ini lahar yang telah digunakan ada sebanyak 5 ember dengan muatan tiga liter. Saat ini karyanya tersebut masih pada kondisi 55 persen menuju tahap penyelesaian akhir. Bayuna memulai pembuatan patung dari bagian tangan sebelah kanan kemudian torso dan kepala.

Bayuna mengaku kalau dia bukan seorang pematung. Dia juga berharap dapat menerima masukan ide dari pematung yang ahli untuk menuntaskan karyanya. Berbekal minat berkesenian, melukis, Dewa mencoba untuk membuat karya seni rupa, patung.

About Yoanda Brery

Membaca dan menulis adalah jalan bagi orang yang ingin belajar dan mengetahui banyak hal.
AYO MEMBACA!!!!!!!

Recommended for you