Berita

Rakyat Korut Berpesta Atas Suksesnya Uji Coba Nuklir Hwasong-15

on

Jambur.com,Pyongyang-Korea Utara berpesta setelah sukses meluncurkan rudal penjelajah jarak jauhnya. Untuk merayakan kesuksesan peluncuran itu, koran Rodong Sinmun milik Partai Pekerja Korea Utara memasang foto ribuan tentara dan rakyat Korut yang memberikan tepuk tangan di Kim Il-sung square.

“Kami berpesta atas kesuksesan uji coba peluncuran rudal Hwasong-15 yang memperlihatkan kekuatan dan kebesaran Chosun (Korea Utara) ke seluruh dunia.” bunyi salah satu spanduk besar yang diperlihatkan kerumunan tersebut.

Korea Utara mengklaim telah sukses dalam melakukan uji coba rudal balistik antarbenuanya pada Rabu, (29/11/2017) lalu. Amerika Serikat pun langsung merespons dan mengingatkan bahwa rezim Kim Jong-un akan hancur kalau misil berhulu ledak nuklir jarak jauhnya memprovokasi bentrok militer.

Sedangkan pihak Amerika Serikat sendiri berencana mengadakan latihan tempur udara bersama Korea Selatan, pada Senin (4/12/2017) mendatang.

Latihan gabungan yang berkode Vigilant Ace tersebut akan diikuti oleh 12.000 personel militer Amerika Serikat serta 230 unit pesawat tempur termasuk enam jet tempur stealth F-22 Raptor milik Amerika Serikat. Latihan tersebut langsung mengundang situasi panas di semenanjung Korea.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Korut mengatakan, Donald Trump sedang meminta agar terjadi perang nuklir dengan memainkan perjudian nuklir yang sangat ekstrem di semenanjung Korea.

“Fakta ini merupakan sebuah bukti yang menunjukkan bahwa siapa yang sebenarnya memancing perang nuklir dan siapa sebetulnya setan nuklir yang menghancurkan perdamaian di Semenanjung Korea dan dunia,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negri Korea Utara, Sabtu, (2/12/2017) kemarin.

Rudal ICBM Hwasong-15 merupakan sistem persenjataan rudal balistik antarbenua yang kemampuannya dapat mengeluarkan hulu ledak super besar dan berat, yang bisa menyerang dan menghancurkan seluruh daratan Amerika Serikat.

Setelah peluncuran rudal tersebut selesai dilakukan, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump pun langsung menuliskan pesan di akun Twitter miliknya dan mengatakan bahwa sanksi besar tambahan akan diberikan untuk Korea Utara.

Sedangkan pihak Korea Utara sendiri enggan untuk melakukan komunikasi yang diplomatis dengan pihak  Amerika Serikat hingga mereka benar-benar telah dapat mendemonstrasikan kemampuan nuklirnya.

About Yoanda Brery

Membaca dan menulis adalah jalan bagi orang yang ingin belajar dan mengetahui banyak hal.
AYO MEMBACA!!!!!!!

Recommended for you