Berita

Mugabe Tetap Terima Gaji Bulanan Meski Telah Berhenti Sebagai Presiden Zimbabwe

on

Jambur.com,Harare-Mantan Presiden Zimbabwe, Robert Mugabe beserta istrinya, Grace diberitakan akan terima paket “pensiun” dengan jumlah 7,5 juta poundsterling atau setara dengan Rp 135 miliar.

Politikus yang telah berusia 93 tahun tersebut akhirnya legowo melepas jabatannya sebagai Presiden Zimbabwe pada Selasa, (21/11/2017) kemarin setelah Parlemen Zimbabwe berencana melakukab pemakzulan terhadapnya.

Mugabe yang telah berkuasa selama 37 tahun tersebut dikabarkan telah menandatangani kesepakatan dengan militer. Isi kesepakatan tersebut berisi bahwa militer akan membiarkan Mugabe menikmati sisa hidupnya dengan istrinya dalam kemewahan di Zimbabwe dan tanpa diasingkan ke luar negeri.

Mugabe juga akan menerima perlindungan militer layaknya sebagaimana mantan kepala negara. Selain itu Mugabe juga akan tetap menerima gaji Presiden dengan jumlah 112.500 poundsterling atau setara dengan Rp 2 miliar per tahun sampai dia meninggal dunia.

Sementara Grace, istri Mugabe yang diketahui memiliki kebiasaan belanja yang sangat boros dan lebih muda 40 tahun dari suaminya, akan terima separuh gaji Mugabe setelah Mugabe meninggal dunia.

Dari beberapa laporan, Mugabe membuat negoisasi paket pengunduran dirinya dan sang istri lewat tim mediator yang di dalamnya juga ada seorang pastor gereja Katolik.

“Pemerintah akan memberikan uang dengan jumlah sekitar Rp 67,5 miliar dengan lumsum dan sisanya diberi bertahap. Mugabe juga akan terima tunjangan kesehatan dan gaji bulanannya. Dan jika Mugabe meninggal dunia, Grace istrinya akan terima separuh gajinya tersebut,” ujar harian The Zimbabwe Independent.

Namun kesepakatan tersebut tidak diterima dan memuaskan kelompok oposisi. Karena walaupun setelah lengser Mugabe tetap diberikan banyak keistimewaan dan fasilitas kelas satu.

“Kami tidak puas dengan kesepakatan yang dibuat dengan Mugabe, dan ketika dalam kesepakatan tersebut menyangkut uang, maka semua itu inkonstitusional,” ujar Douglas Mworonza, Sekjen Pergerakan untuk Perubahan Demokratik (MDC), partai oposisi utama Zimbabwe.

“Sesuai konstitusi, Mugabe adalah presiden yang pensiun dan tidak memiliki imunitas atas kejahatan atau kesalahannya saat menjabat. Partai Zanu-PF dapat menjamin imunitas masing-masing anggotanya, namun hukum tidak mengizinkan hal tersebut,” tambah Douglas.

About Irvan Yoanda

Membaca dan menulis adalah jalan bagi orang yang ingin belajar dan mengetahui banyak hal. AYO MEMBACA!!!!!!!

Recommended for you