Berita

Tak Kuasa Tahan Emosi, Gara-gara ini, Seorang Suami Hajar Perawat Hingga Babak belur

on

Jambur.com – Seorang pria asal La Paz, Bolivia tak kuasa menahan air matanya ketika ditinggalkan oleh istri yang sangat dicintainya. Tidak mudah baginya untuk mengobati duka karna kepergian istrinya untuk selama-lamanya itu, duka yang mendalam masih menyelimuti dirinya, yang tak ingin kehilangan pendamping hidup.

Tetapi, kesedihan itu semakin berlipat ganda ketika ia memergoki seorang perawat pria tengah berhubungan badan dengan jenazah istrinya yang kala itu disimpan di kamar mayat.

Seperti dikutip dari laman Mirror.co.uk, Jumat (20/10/2017), Kepala Polisi kota La Paz Douglas Uzquinano mengatakan, kejadian tersebut terjadi satu jam setelah korban dinyatakan meninggal dunia oleh dokter di rumah sakit Hospital de Clinicas.

Tak lama setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah dari istri pria tersebut dipindahkan ke kamar mayat sesuai prosedur yang berlaku.

“Walaupun dalam kondisi berduka, kerabat dari korban tetap mengunjungi rumah sakit untuk keperluan biaya pengobatan yang harus mereka tanggung,” ujar Douglas.

Bukan hanya kerabatnya saja, suami korban juga mengunjungi rumah sakit untuk melihat sang istri untuk terakhir kalinya.

Niat untuk mengucapkan kata terahir di depan jenazah istrinya, ia malah mendapati seorang perawat pria yang diketahui bernama Grover Macuchapi, sedang melakukan tindakkan tak senonoh terhadap jenazah istrinya.

“Melihat kejadian itu, saya tak kuasa menahan emosi dan langsung memukulnya. Perawat itu mencoba untuk kabur, tetapi celananya melorot sehingga menyulitkan langkah kakinya,” ujar suami korban yang tak disebutkan identitasnya tersebut.

Setelah pelaku babak belur, barulah suami dari korban melaporkan tindakkan tersebut kepada polisi.

Di hadapan petugas keamanan, pelaku berdalih dan mengatakan bahwa ada sesuatu yang menuntun dirinya untuk masuk ke dalam kamar mayat dan melakukan perbuatan tak terpuji tersebut.

Korban yang tak disebutkan namanya itu meninggal dunia pada usia 28 tahun dan belum diketahui secara pasti penyebabnya.

Sementara itu, pelaku yang kini masih diamankan masih menunggu keputusan dari pihak berwajib apakah akan dikenakan hukuman sesuai dengan hukum yang ada di Bolivia.

About Elfanta Purba

Penulis Lepas Tentang Politik, Tips dan Trik

Recommended for you