Berita

Dolar AS Menguat, Rupiah Lanjut Melemah

on

Jambur.com – Nilai tukar rupiah terus melemah pafa akhir perdagangan hari ini, Kamis, 19 Oktober 2017. Rupiah ditutup melemah, 0,01 persen atau 2 poin di Rp 13.515 per dolar Amerika Serikat (AS), setelah dibuka stagnan di level Rp 13.513. Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak di kisaran Rp 13.508–Rp 13.532 per dolar AS.

Dalam risetnya, analis Profindo Sekuritas Indonesia menjelaskan kebijakan Bank Indonesia 7-Day Repo Rate (BI 7DRR) yang dirilis pada hari ini diperediksi akan tetap pada level 4,25 persen. Hal itu sejalan dengan prediksi seluruh 25 ekonom dalam survei Bloomberg.

Disamping itu, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama terpantau naik 0,03 persen atau 0,025 poin ke 93,388 pada pukul 16.29 WIB.

Penguatan dolar AS didukung oleh kenaikan imbal hasil obligasi AS pada pekan ini, dengan perhatian pasar beralih ke siapa yang selanjutnya akan memimpin The Federal Reserve.

Dolar menguat sejak awal pekan ini setelah ekonom Stanford University John Taylor yang berpandangan hawkish muncul sebagai kandidat utama untuk kursi The Fed berikutnya. Dengan begitu, ada spekulasi bahwa suku bunga dapat naik dengan laju lebih cepat jika Taylor menjadi Gubernur The Fed berikutnya.

Sebelumnya, Analis Binaartha Securitas, Reza Priyambada, memperkirakan rupiah hari ini akan melemah tipis.

“Diperkirakan rupiah akan bergerak dengan kisaran pada kisaran support 13.520 dan resistance 13.495,” kata Reza, Kamis, 19 Oktober 2017.

About Elfanta Purba

Penulis Lepas Tentang Politik, Tips dan Trik

Recommended for you