Berita

Tahukah Anda? Inilah Cabai Terpedas Di Dunia

on

Jambur.com,LOS ANGELES – Carolina Reaper telah dinobatkan menjadi cabai terpedas di seluruh dunia selama empat tahun belakangan ini. Gelar tersebut sepertinya harus ditanggalkan sejak kehadiran “Pepper X”.

Pepper X merupakan panganan terpedas karena memiliki kekuatan dua kali lipat dari Carolina Reaper. Cabai itu dibuat oleh pendiri, presiden, ilmuwan dan koki PuckerButt Pepper Company Ed Currie. Sosok yang membuat Carolina Reaper ini telah memulai risetnya untuk Papper X sejak 10 tahun silam.

Dengan mencoba berbagai varietas lada dan terus meningkatkan Skala Scoville atau ukuran pedasnya cabai, sampai pada titik dimana menghasilkan mulut yang terbakar 3,18 juta Scoville.

Bayangkan, Jalapenos berada di antara 10 ribu 20 ribu skala Scoville. Sementara, pemegang rekor Guinness saat ini untuk cabai terpanas di dunia Carolina Reaper, mencetak rata-rata 1,6 juta unit padas skala Scoville. Jadi, untuk mengatakan Pepper X paling pedas merupakan bukti nyata.

Saking pedas Pepper X, sangat tidak disarankan untuk mengkonsumsinya mentah-mentah. Jika nekad mengkonsumsi, bisa-bisa nyawa langsung melayang.

“Pepper X tiga kali lebih pedas dari paprika lain yang ada. Ini dua kali lebih panas dari Reaper 1,6 juta, jadi ini cabai tergolong berbahaya,” kata Ed Currie.

Kandungan capsaicin yang sangat tinggi, komponen aktif yang menghasilkan sensasi pembakaran di jaringan mana pun yang bersentuhan, dapat mengirim sistem kekebalan tubuh dan menipu tubuh agar mengalami pembakaran yang nyata. Untuk alasan ini, Pepper X hanya tersedia sebagai bahan saus terpanas yang pernah dibuat, The Last Dab.

The Last Dab terdiri dari Pepper X, cuka suling, akar jahe, kunyit, ketumbar, jintan dan mustard kering. Pepper X masuk pada 3,18 unit Scoville, namun saus The Last Dab masih lebih panas dari Carolina Reaper dengan 2,4 juta unit dan setara dengan cabai terpanas di dunia saat ini, Dragons Breath.

Currie menjelaskan, Pepper X sangat spesial karena memberi rasa aman yang salah. Awalnya agak panas, namun panas di mulut hilang untuk sementara, membodohi tubuh untuk makan lebih banyak, sebelum kembali dengan sepenuh hati dan membuat menyesal pernah mencobanya.

Terobosan baru ini telah diajukan ke Guinness Book of Records agar Pepper X secara resmi dinobatkan sebagai yang terpanas di dunia. Currie memperkirakan rekor tersebut akan diberikan pada bulan November 2017 nanti.

The Last Dab baru saja diluncurkan dan sudah sukses besar. Sekitar 1.000 botol pertama terjual habis hanya dalam dua menit setelah tersedia secara online dan sekarang hanya tersedia untuk pre-order.

About Irvan Yoanda

Membaca dan menulis adalah jalan bagi orang yang ingin belajar dan mengetahui banyak hal. AYO MEMBACA!!!!!!!