Berita

Panglima TNI: EGP, Saya Tidak Perlu Lapor Menkopolhukam Dan Menhan, Atasan Saya Cuma Presiden

on

Jambur.com,Jakarta-Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan, informasi mengenai 5.000 pucuk senjata ilegal tidak wajib dan harus dilaporkan kepada Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) atau Menteri Pertahanan (Menhan).

Menurut Panglima, tidak ada keharusan bagi seorang Panglima TNI untuk memberitahu atau melaporkan hal semacam itu pada Menkopolhukam atau Menhan.

“Semua yang saya lakukan, harus melapor pada Bapak Presiden. Tidak ada kewajiban saya melapor ke Menkopolhukam. Tidak ada kewajiban saya lapor kepada Menteri Pertahanan. Atasan saya adalah Pak Presiden,” ucap Gatot,  Kamis (5/10/2017) malam.

Gatot Nurmantyo bahkan tidak khawatir dan takut kalau dirinya disebut pembangkang lantaran prinsipnya itu.

“Menhan dan Menko Polhukam bukan atasan saya. Secara konstitusi atau undang-undang mereka bukan atasan saya dan Pak Presiden pasti tahu tentang konstitusi. Laporan-laporan yang berkaitan dengan intelijen juga tidak ada kewajiban bagi saya untuk melapor kepada beliau-beliau itu. Intinya saya harus lapor kepada Presiden,” ucap Gatot.

Berbeda soal jika setelah melapor kepada  Presiden, Presiden memerintahkan untuk berkoordinasi dengan Menhan dan Menkopolhukam. Setelah itu maka selanjutnya Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI akan melaksanakannya.

Gatot juga menegaskan, pernyataannya tersebut terkait dengan pelaporan data intelijen. Kalau untuk urusan koordinasi, tentunya Panglima TNI harus melakukannya dengan Menkopolhukam dan Menhan.

“Kalau untuk koordinasi, bisa. Tapi kalau tentang informasi penting tidak mungkin saya menyampaikannya pada orang lain sebelum Pak Presiden. Saya salah. Konstitusi berkata begitu,” ucap Gatot.

About Irvan Yoanda

Membaca dan menulis adalah jalan bagi orang yang ingin belajar dan mengetahui banyak hal. AYO MEMBACA!!!!!!!

Recommended for you