Berita

Australia Gabung Dengan AS, Kapal Perang Telah Dikirim Ke Korsel

on

Jambur.com,Canberra-Australia kini ikut terlibat dalam perseteruan antara AS dan Korut. Australia akan mengirim dua kapal perang untuk melakukan latihan militer gabungan dengan militer Korea Selatan pada pertengahan bulan ini disaat memanasnya krisis Korea Utara.

Langkah Australia tersebut tak lain adalah mengikuti Amerika Serikat yang sedang mengerahkan kapal induk bertenaga nuklir dan armada tempurnya untuk misi yang sama.

Kapal perang Australia HMAS Melbourne dan HMAS Parramatta, dijadwalkan akan  tiba di perairan dekat Semenanjung Korea dalam beberapa pekan ini. Kedua kapal tersebut akan ambil bagian dalam latihan militer selama satu minggu yang dikenal dengan ”Haedoli Wallaby”.

Kedua kapal perang tersebut kemungkinan akan terlibat dalam latihan militer gabungan pada  tanggal 15 Oktober bersama dengan kapal induk AS, USS Ronald Reagan. Kapal induk berkekuatan nuklir tersebut telah melintasi kawasan Laut China Selatan dan dijadwalkan tiba di perairan dekat Semenanjung Korea dalam beberapa pekan mendatang.

Agustus lalu militer Australia telah ambil bagian dalam latihan militer gabungan AS-Korea Selatan yang disusul dengan pertemuan 2+2 di Seoul yang diwakili Menteri Luar Negeri Julie Bishop dan Menteri Pertahanan Marise Payne bersama rekan-rekannya dari Korea Selatan.

Euan Graham dari Lowy Institute percaya bahwa Australia sangat penting untuk menjalin hubungan keamanan lebih dekat dengan Korea Selatan.

”Australia telah berusaha untuk memberi energi pada hubungan keamanan bilateral untuk beberapa waktu. Kunjungan Frigat dan latihan dengan Korea Selatan harus dilihat dalam sorot itu,” ujarnya mengacu pada pengiriman dua kapal perang dan latihan militer gabungan di perairan Korea, seperti dikutip ABC.net.au, Senin (2/10/2017).

”Perdana Menteri (Malcolm) Turnbull baru ini berjanji untuk memintakan perjanjian ANZUS jika Korea Utara menyerang Amerika Serikat, dan Australia mungkin merupakan salah satu yang pertama yang diminta untuk memberikan kontribusi pasukan pada tingkat tertentu jika ketegangan saat ini dengan Korea Utara meningkat secara signifikan,” kata Graham.

Sementara itu, markas besar Angkatan Laut Korea Selatan, terus siaga untuk mengantisipasi serangan dari Korea Utara.

”Kami siap bertarung dan jika kami bertarung kami akan menang,” ujar Han Woong Song, seorang Letnan muda Korea Selatan.

Kapal-kapal perang Armada Kedua, yang berbasis di Pyeontaek di pantai barat, sudah menghadapi beberapa serangan dari Korea Utara dalam dua dekade terakhir, yang mengakibatkan hilangnya banyak nyawa di kedua pihak.

About Yogi Brery

Membaca dan menulis adalah jalan bagi orang yang ingin belajar dan mengetahui banyak hal.
AYO MEMBACA!!!!!!!