Berita

Politisi Partai Golkar : Jika Keluarkan Sprindik Baru Maka KPK Sudah Jadi Alat Politik

on

Jambur.com – Wakil Bendahara Umum Partai Golkar, Erwin Ricardo Silalahi meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk tidak menerbitkan surat perintah penyidikan baru terhadap Setya Novanto.

Ia dengan tegas mengatakan, status tersangka Novanto dalam kasus korupsi pengadaan kartu tanda penduduk elektronik sudah dibatalkan oleh Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Cepi Iskandar.

Oleh sebab itu, KPK tidak berwenang lagi untuk melanjutkan penyidikannya. Jika KPK keluarkan Sprindik baru, maka Erwin menuduh KPK sudah menjadi alat politik.

“Ini semakin mempertegas justifikasi masyarakat bahwa KPK berada di dalam radar pengaruh dari sebuah kekuasan besar dan KPK telah terseret menjadi alat politik kelompok tertentu,” kata Erwin dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (30/9/2017).

Erwin membandingkan dengan apa yang dilakuan KPK saat kalah praperadilan dari Komjen Budi Gunawan, tersangka kepemilikan rekening gendut.

Saat itu, KPK legowo menerima hasil praperadilan dan tidak menerbitkan sprindik baru. Begitu juga saat KPK kalah di praperadilan melawan mantan Ketua BPK Hadi Poernomo.

“Kenapa KPK tidak menerbitkan sprindik baru terhadap Pak Hadi Poernomo dan budi Gunawan?” kata dia.

Erwin meminta supaya Presiden  turun tangan agar KPK bekerja dengan professional tanpa ada tekanan dari pihak mana pun.

“Jangan KPK terseret oleh kepentingan golongan KPK politik tertentu. Apabila KPK melakukan langkah-langkah hukum di luar dari ketentuan yang diatur oleh hukum maka berbahaya untuk penegakan hukum di Indonesia,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Biro Hukum KPK Setiadi menegaskan bahwa KPK bisa kembali mengeluarkan Sprindik untuk menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka.

“Berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 4 Tahun 2016 yang mana didalam aturan itu, bahwa apabila dalam penetapan tersangka itu dibatalkan, penyidik dibenarkan untuk mengeluarkan surat perintah baru,” kata Setiadi usai sidang putusan praperadilan, Jumat petang.

 

About Elfanta Purba

Penulis Lepas Tentang Politik, Tips dan Trik

Recommended for you