Berita

AS-Korsel Gelar Latihan Untuk Persiapan Kemungkinan Perang Dengan Korut

on

Jambur.com,Seoul- Tentara Amerika Serikat dan tentara Korea Selatan kembali melakukan latihan gabungan. Namun latihan kali ini terlihat berbeda karena latihan yang digelar adalah simulasi merebut kembali sebuah desa di dekat perbatasan Korea Utara.

Suara baku tembak dan suara ledakan keras terdengar di area perbukitan dekat perbatasan Korea Utara dan Korea Selatan. Komandan Batalion US 2nd Armored Brigade Combat Team, Rob Kimmel, menyisir desa yang ada di kaki gunung, lokasi asap terlihat mengepul ke udara.

“Itu serangan musuh yang ingin menyerang pasukan ROK yang berada di sana,” tegas Kimmel, merujuk pada nama resmi tentara Korsel.

Semua itu adalah bagian dari latihan gabungan tentara kedua negara. Seperti dilansir Reuters, Selasa (19/9/2017). Ini merupakan salah satu dari serangkaian latihan militer yang tengah dilakukan AS dan Korsel di Semenanjung Korea. Latihan gabungan kedua negara digelar semakin intens setelah Korut melakukan uji coba nuklir terbaru di awal September dan rentetan peluncuran rudal dalam beberapa minggu terakhir.

Dalam latihan gabungan tersebut, tentara Korsel dan AS memiliki misi merebut kembali sebuah desa yang dikuasai oleh musuh.

Suara baku tembak terdengar dari para tentara bersenjata lengkap yang bersembunyi di dalam gedung. Beberapa tentara lainnya mengendap-endap di salah satu sudut desa yang dirancang khusus untuk latihan militer ini.

Ada sekitar 700 tentara yang ikut dalam latihan militer yang berlangsung selama empat hari ini. Latihan militer bernama Warrior Strike 8 ini digelar di dekat Zona Demiliterisasi (DMZ) yang merupakan perbatasan paling dipenuhi perlengkapan senjata di dunia. Korsel dan AS secara teknis masih dalam situasi perang dengan Korut, setelah perang Korea tahun 1950-1953 berakhir dengan gencatan senjata, bukan dengan perjanjan damai.

Latihan militer gabungan tersebut digelar secara rutin. Dengan otoritas militer,  baru kali ini mengundang media untuk mengamati latihan gabungan ini. Ini merupakan pertama kali dalam dua tahun terakhir media bisa menyaksikan langsung latihan militer gabungan ini.

Pejabat Urusan Publik pada Divisi Infantri ke-2 AS, Kim Hyon-Sok mengatakan latihan ini adalah untuk kesiapan bertempur melawan Korut jika memang diperlukan.

Berbasis di Fort Hood, Texas, tim Komandan Kimmel dikerahkan untuk misi 9 bulan di Korsel. “Kami terus melakukan latihan karena situasi semakin meningkat. Ini menjadi latihan pencapaian besar. Kami akan melakukannya dua hingga tiga kali latihan semacam ini selama kami ada di sini,” ujarnya.

Saat diwawancarai apakah latihan militer di dekat perbatasan akan membuat Korut takut dengan kemampuan AS dan Korsel, Kimmel menjawab: “Saya tidak yakin, tapi saya harap demikian.”

About Yogi Brery

Membaca dan menulis adalah jalan bagi orang yang ingin belajar dan mengetahui banyak hal.
AYO MEMBACA!!!!!!!

Recommended for you