Berita

200 Ribu Perusahaan Belum Mendaftarkan Buruh Di BPJS Ketenagakerjaan

on

Jambur.com,Jakarta- Ada berkisar 200 ribu perusahaan yang belum mendaftarkan para pekerja atau buruhnya sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Padahal, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sangat penting untuk perlindungan kecelakaan, kematian, dan perlindungan di hari tua.

Direktur Perluasan Kepesertaan dan Hubungan antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan E Ilyas Lubis mengatakan, saat ini perusahaan yang telah mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan hanya sekitar 500 ribu perusahaan.

Sementara, jumlah perusahaan yang membayar pajak ada sekitar 650 ribu perusahaan. Di sisi lain, perusahaan yang terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM ada sekitar 700 ribu perusahaan.

Artinya, ada selisih sekitar 200 ribu perusahaan yang belum mendaftarkan pekerjanya baik dibanding dengan perusahaan yang membayar pajak maupun yang tercatat di Kemenkumham.

“Sekitar 150 -200 ribu perusahaan lagi yang belum,” kata dia Hotel Pullman Jakarta, Kamis (14/9/2017).

Dari 200 ribu perusahaan tersebut perlu ditelusuri lebih lanjut. Pasalnya, belum tentu 200 ribu perusahaan masih aktif hingga saat ini. “Tapi kan data itu harus kita lihat, 200 ribu apakah totally masih aktif semua, kegiatan usaha masih berjalan. Harus disusur lebih jauh,” ujarnya.

Kebanyakan perusahaan telah mengikutsertakan pekerjanya sebagai peserta. Dia bilang, terpenting saat ini ialah mendorong perusahaan mikro kecil untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Tapi kalau umumnya yang kita sasar adalah mulai perusahaan kecil mikro. Karena yang menengah besar hampir semua sudah ikut. Jadi yang kecil mikro cirinya karena kerjanya nggak terlalu banyak tapi pelaku usahanya banyak sekali,” ujarnya.

Dimana  ada 500 ribu perusahaan mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta, itu juga perlu ditelusuri lebih lanjut. Karena permasalahan yang kerap ditemui saat ini ialah menunggak iuran maupun hanya mendaftarkan pekerja sebagian.

Dia menargetkan, 85 persen dari 500 ribu perusahaan tertib membayar iuran. Maksudnya, perusahaan itu aktif membayar iuran maupun mendaftarkan seluruh pekerjanya.

About Irvan Yoanda

Membaca dan menulis adalah jalan bagi orang yang ingin belajar dan mengetahui banyak hal. AYO MEMBACA!!!!!!!

Recommended for you