Berita

Rakyat Haiti Demo Tolak Kenaikan Pajak

on

Jambur.com – Masyarakat Haiti melakukan aksi demonstrasi sebabagi ungkapan atas penolakan mereka terkait dengan kebijakan pemerintah di negara itu yang menaikan pajak. Dalam aksi tersebut massa sempat melampiaskan amarahnya dengan membakar beberapa mobil. Aksi unjuk rasa di Port-au-Prince, memberi banyak kejutan dan menjadi aksi unjuk rasa terbesar terhadap pemerintahan presiden Jovenel Moise sejak dia mulai menjabat pada awal tahun ini.

“Revolusi baru saja dimulai. Jovenel Moise harus menarik kembali keputusannya menaikkan pajak atau dia harus segera mundur,” kata Jacques Menard, seorang demonstran berusia 31 tahun.

“Dan ini peringatan karena aksi selanjutnya dapat sangat kejam,” tambahnya.

Para pengunjuk rasa turun ke jalan dalam kelompok terpisah di sejumlah distrik wilayah metropolitan Port-au-Prince, membakar barikade, menutup lalu lintas dan terlibat bentrokan dengan polisi yang berusaha membubarkan massa dengan menembakkan gas air mata dan tembakan peringatan ke udara.

Beberapa orang dinyatakan ditangkap, kata polisi, namun tidak ada laporan adanya kematian atau yang menderita luka parah dalam aksi tersebut.

Pekan lalu Anggota parlemen menyetujui kebijakan yang tidak pro rakyat itu, untuk menaikkan pajak atas produk termasuk rokok, alkohol dan paspor.

Pada saat yang bersamaan, bantuan luar negeri ke Haiti mengalami kelambatan. Negara itu merupakan salah satu yang termiskin di Amerika dan pernah dilanda bencana gempa dahsyat pada 2010 dan topan Matthew pada tahun lalu.

“Jika Jovenel Moise cerdas, dia akan menahan diri dalam memutuskan kebijakan itu, kalau tidak dia akan menghadapi aksi unjuk rasa jalanan lanjutan yang akan mempersulit keadaan,” kata Jean-Charles Moise dalam siaran radio setempat.

Pejabat pemerintah tidak segera bersedia untuk memberikan tanggapan, namun Menteri Ekonomi dan Keuangan Jude Alix Patrick Salomon mempertahankan kebijakan anggaran itu pada akhir pekan lalu.

“Ada orang yang menyalahkan banyak hal terhadap anggaran dan itu tidak benar,” kata Salomon kepada wartawan sesaat setelah rencana anggaran disetujui.

“Terdapat pihak yang memanipulasi opini publik,” tambahnya seperti dikutip dari Reuters.

About Elfanta Purba

Penulis Lepas Tentang Politik, Tips dan Trik

Recommended for you