Berita

Sri Lanka Akan Buka Ladang Ganja Seluas 100 Hektar

on

Jambur.com – Sri Lanka akan segera meluncurkan perkebunan ganja resmi pertamanya, demi memasok kebutuhan pasar obat tradisional dan ekspor ke negara Amerika Serikat.

Menteri Kesehatan Rajitha Senaratne, Rabu (13/9/2017), mengatakan, lahan ganja seluas 100 hektar akan beroperasi di bawah pengawasan militer.

Seperti dilansir kantor berita AFP, lahan seluas itu dapat menghasilkan 25 ton ganja setiap tahun. Dengan prediksi produktivitas tersebut makan pasokan secara reguler untuk ganja berkualitas tinggi akan dapat terpenuhi.

“Banyak dokter ayurveda mengeluh bahwa mereka tidak mendapatkan ganja berkualitas baik untuk praktik mereka,” terang Senaratne.

“Ganja yang baik merupakan unsur penting dalam persiapan pengobatan tradisional.” katanya.

Ayurveda adalah ilmu kesehatan yang berasal dari negara India. Ayurveda dalam referensi kunonya berasal dari bahasa sansakerta yang terdiri dari dua kata, yaitu “ayu” yang berarti kehidupan, dan “veda” yang berarti pengetahuan.

Ia mengatakan, pasar jamu tradisional yang menggunakan ganja, sekarang ini tergantung kepada pasokan dari pengadilan yang menyita obat-obatan terlarang, atau yang diselundupkan.

“Pada saat para dokter itu mendapatkan ganja tersebut, umur ganja itu sudah 4-5 tahun dan khasiatnya sudah jauh menurun,” ungkap Senaratne.

Dia mengatakan, pemerintah memperkirakan akan mengekspor kelebihan produksi lahan ganja yang akan dibangun di Ingiriya, 60 kilometer tenggara Kolombo.

“Saya diberitahu ada permintaan tinggi di AS dan beberapa negara lainnya. Ganja digunakan oleh industri farmasi dalam pembuatan obat penghilang rasa sakit,” ungkap dia.

Meski berencana untuk membangun lahan ganja untuk kebutuhan medis, menghisap atau pun memiliki ganja adalah perbuatan melawan hukum di Negara Sri Lanka.

 

About Elfanta Purba

Penulis Lepas Tentang Politik, Tips dan Trik

Recommended for you