Berita

Miko Ginting:Tindakan Masinton Pasaribu Menantang KPK Mirip Dengan Preman

on

Jambur.com,Jakarta- Peneliti Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK), Miko Ginting merasa heran dan bingung dengan permintaan seorang Anggota Komisi III DPR, Masinton Pasaribu yang ingin ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan kasus merintangi penyidikan.

Menurutnya, KPK tidak bisa sembarangan menetapkan seorang tersangka. Oleh karena itu tindakan Masinton yang mendatangi KPK dan membawa koper menurutnya tidak pantas dilakukan.

“Tidak dapat langsung ditetapkan sebagai tersangka. Tidak bisa datangi KPK, apalagi minta ditetapkan tersangka. Kan harus ada bukti permulaan yang cukup,” ucap Miko dalam sebuah diskusi di Jakarta Selatan, Minggu 10 September 2017.

Bahkan, ia mengatakan tindakan dari Politikus PDIP yang menyatakan sudah siap memakai rompi oranye dan membawa koper adalah cerminan perbuatan dari premanisme.

“Masinton Pasaribu bawa koper ke KPK itu tindakan preman,” katanya.

Dia juga mengatakan, tindakan Masinton juga merupakan bentuk provokasi kepada KPK. Beruntung KPK tidak menggubris keinginan Masinton. Bahkan tidak ada satu pun pimpinan lembaga antirasuah yang menemuinya.

“Saya kira itu adalah tindakan politik yang tidak perlu dilakukan,” lanjutnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan saat ini ada upaya pelemahan dan pembekuan KPK oleh Pansus Angket KPK. Untuk itu, ia meminta agar masyarakat bersatu mendukung pemberantasan korupsi.

“Itu mesti dilawan. Bagaimana sikap masyarakat dan selama ini KPK kuat karena masyarakat.Pilihannya kita siap membela atau mendukung pembekuan KPK seperti kemauan anggota DPR,” ujarnya.

Sebelumnya, Senin 4 September 2017, Masinton mendatangi Gedung KPK dan membawa koper, dia juga menantang Ketua KPK agar menetapkannya sebagai tersangka atas dugaan kasus merintangi penyidikan.

About Irvan Yoanda

Membaca dan menulis adalah jalan bagi orang yang ingin belajar dan mengetahui banyak hal. AYO MEMBACA!!!!!!!

Recommended for you