Berita

Kepolisian : Cepatnya Proses Aduan Aris Karna Memang Sudah Layak Dinaikkan

on

Jambur.com – Proses tindak lanjut dari pihak kepolisian terkait laporan Aris Budiman yang melaporkan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, tergolong sangat cepat. Banyak yang menduga, polisi sengaja mempercepat ada kaitannya dengan mandegnya penyelesaian kasus teror terhadap Novel yang tidak kunjung selesai.

Namun, dugaan itu dibantah oleh pihak kepolisian. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan kasus ini ditingkatkan statusnya ke penyidikan karena memang sudah layak dinaikkan bukan karna ada hal lain.

“Kami profesional saja lah, yang terpenting kami ada klarifikasi dari yang dilaporkan dengan saksi-saksi kalau memang sudah terpenuhi dari gelar perkara kenapa tidak,” kata Argo.

Novel Baswedan dilaporkan oleh Direktur Penyidik KPK Brigadir Jendral Aris Budiman ke Polda Metro Jaya pada tanggal 13 Agustus 2017. Aris menuduh penyidik KPK yang masih dalam perawatan dokter itu mencemarkan nama baiknya melalui surat elektronik yg dikirim Novel kepada dirinya.

“Kirim surat dia (Aris), merasa nama baiknya tercemar. Kemudian, tanggal 21 dia membuat laporan polisi,” kata Argo.

Aris mengaku, ia merasa terhina oleh kata-kata dalam e-mail yang dikirim Novel kepada. Sebelumnya Aris memang mengakui bahwa ia ada bersitegang dengan Novel terkait dengan syarat perekrutan penyidik KPK dari kepolisian, lanjut Argo.

Kemudian, pada bulan Feberuari yang lalu, Novel disebut mengirim e-mail yang berisi keberatannya atas mekanisme pengangkatan penyidik dari kepolisian RI yang menurutnya bertentangan dengan aturan internal KPK. Dalam e-mail itu, Novel menyebut Aris sebagai direktur terburuk sepanjang KPK ada dan tak punya integritas.

“Pada 14 Februari 2017, ada e-mail yang menyerang secara personal, tentu saya marah, tersinggung, terhina. Tidak terintegritas,” ujar Aris di gedung DPR, Selasa malam, 29 Agustus  2017.

Terkait aduan Aria, Argo mengatakan, pihaknya akan segera memeriksa saksi ahli dalam perkara ini untuk mengumpulkan bukti-bukti lain yang dibutuhkan.

“Yang berkaitan dengan kasus ini pasti kami periksa saksi ahli pidana, ahli ITE, dan ahli bahasa,” terangnya.

Saat disinggung mengenai kasus teror terhadap novel, Argo mengatakan pemeriksaan Novel akan dilakukan setelah polisi mendapat izin dokter, mengingat Novel Baswedan kini masih dalam perawatan akibat peristiwa penyiraman air keras, April lalu.

 

About Elfanta Purba

Penulis Lepas Tentang Politik, Tips dan Trik

Recommended for you