Berita

Modus! Syarat Untuk Mengusir Roh Jahat, Dukun Cabul Ajak Tidur Bareng

on

Jambur.com – Suhadak, dukun abal-abal bukan hanya lihai menipu tetapi juga sangat lihai memperdayai korban untuk memenuhi nafsu bejatnya. Pria 64 tahun tersebut mengaku dukun, orang-orang biasanya menyebutnya Mbah Kaji. Mbah Kaji mengaku bisa mengusir roh jahat. Dan juga menjanjikan pelaris kepada korban yang memiliki usaha. Syaratnya, dia harus mencabut (maaf) bulu kemaluan korban dengan tangannya.

Aksi bejat pelaku terjadi pada 21 Agustus 2017 lalu. Saat itu, dia datang ke sebuah warung kopi di Pondok Benowo Indah.
Pemiliknya berinisial AR. “Ia megakunya bernama Abah Yono, seorang dukun dari Lamongan,” ucap dari Kapolsek Pakal Kompol I Gede Suartika.

Tanpa basa-basi, Suhadak langsung memanggil AR untuk mendekat. Dia menawarkan bisa membuat warkop milik perempuan 33 tahun itu tambah laris manis.
Syaratnya, korban hanya membeli beras ketan putih dan garam. Tanpa berpikir panjang AR pun kepincut dan langsung menuruti permintaan pelaku. Setelah persyaratan lengkap, Suhadak mulai mengeluarkan jampi-jampi dan membaca mantra dengan mulutnya komat-kamit.Sejurus kemudian, dia berdiri dan menaburkan campuran beras ketan putih dan garam ke warung hingga belakang rumah korban.

Ulah cabul pria asal Desa Karang Langit, Lamongan, tersebut muncul saat di bagian belakang rumah korban. “Dia bilang ada jin penunggunya,” lanjut Gede. Seketika itu, wajah korban tampak pucat dan waswas setelah rumahnya diterawang sang dukun.
Saat itulah, pelaku langsung menawarkan bisa mengusir penunggu tersebut. Dengan segala bujuk rayu Mbah Kaji, AR akhirnya menurut. Ternyata tidak sampai di situ, dengan berdalih agar roh jahat tersebut tidak kembali lagi, pelaku mengajak korban berhubungan intim. AR menolak karena merasa ada yang janggal dan tidak wajar.
Dia langsung menyuruh dukun cabul tersebut kembali ke warung dan mengusirnya. Sorenya, AR melaporkan kejadian itu ke Polsek Pakal.

Minggu siang (27/8), pelaku kembali ke lagi ke kompleks Pondok Benowo Indah. Dia menyasar seorang perempuan berinisial RR, 42. Modusnya tetap sama, mengatakan bisa mengusir roh jahat dari rumah korban dengan syarat mencabut rambut di alat vitalnya. Namun, pelaku tidak menyadari bahwa informasi dukun palsu dengan syarat cabul tersebut telah menyebar. RR pun cermat langsung menyiapkan skenario penjebakan. Saat Suhadak di rumah RR, warga yang lain segera menghubungi polisi.

Tim Antibandit Polsek Pakal lantas menuju TKP. Sampai disana, dukun palsu tersebut tak berkutik ketika korps berseragam cokelat itu menyergapnya dari rumah korban. Pelaku digelandang ke Mapolsek Pakal untuk dimintai keterangan.
Suhadak mengaku melakukan aksi tipu-tipu sejak 2013 kepada polisi. ” Sampai sekarang sudah ada tiga orang yang menjadi korban praktik dukun palsunya,” kata polisi asal Bali itu. Semua korban yang disasar adalah pelaku berstatus janda.

Sehari-harinya, Suhadak bekerja sebagai sopir mobil boks atau truk carteran. Namun, katanya belakangan ini dia lagi sepi job. Akhirnya, dia beraksi menipu dengan cara mengaku sebagai dukun. “Lagi sepi orderan, Mas,” katanya kepada wartawan. Setelah dioeriksaPolisi menyita sejumlah barang bukti dari tangan pelaku. Di antaranya, beras ketan putih dan garam sisa, uang tunai Rp 275.000, HP Nokia serta motor dengan nomor polisi AG 4125 XV.

Saat ini Suhadak meringkuk di balik jeruji besi. Pelaku terjerat dengan pasal 378 jo 281 KUHP tentang tindak pidana penipuan dan perbuatan cabul. Dan ancaman hukuman maksimal

About Valentina Fransiska

Ayo Membaca!