Berita

Kepsek SMPN 4 Peranap, Riau Larang Siswa Kristen Bacakan Pembukaan UUD 1945

on

Kepala Sekolah SMPN 4 Katipo Jaya Peranap, Riau

Jambur.com/Berita Sosial – ​Seorang Kepala Sekolah Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Desa Katipo Jaya Peranap, Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu Pekanbaru, Riau mengatakan jika siswa Kristen tak pantas menjadi petugas pembaca Pembukaan UUD 1945. 
Pasalnya, dalam Pembukaan UUD 1945 terdapat kata “Allah” yang merupakan Tuhan dalam agama Islam sehingga pembaca Pembukaan UUD 1945 harus siswa beragama Islam.

Seorang guru yang tidak mau disebut namanya tersebut mengatakan kalau dirinya tidak terima perkataan Kepala Sekolah yang tersebut dikarenakan keputusan tersebut merupakan bentuk diskriminasi terhadap siswa maupun siswi di sekolah. 
“Saya merasa tersinggung apa kata Kepala Sekolah melontarkan pernyataan yang tak pantas, ini sudah dikriminasi. Siswa Kristen katanya tak pantas bertugas sebagai pembaca Pembukaan UUD’ 45 kalau upacara bendera” ucapnya.

An Harianto, SPd selaku kepala sekolah SMP Negeri 4 Katipo Jaya, Peranap, mengakui bahwa apa yang dikatakan guru tersebut memang benar. 
“Saya memang benar mengatakan siswa Kristen tak pantas pembaca Pembukaan UUD 1945, sebab dalam alenia ketiga ada kata “Allah” yang menurut saya jikalau orang Krsiten mengucapkan sepertinya janggal, dan bisa jadi bahan tertawaan,” sebut An Harianto.


Ia menyatakan “Dengan Rahmat Allah”, itu harus dibaca dengan Allah (Alloh), kalau Kristen kan Allah dibaca (Allah). Jadi yang pantas jadi pembaca Pembukaan UUD 1945 itu adalah Islam dan Siswa Kristen tidak pantas membacanya,” tegasnya. 

Allah yang dibaca “Alloh” merupakan Tuhan bagi umat Islam dan menurut An Harianto, isi alinea ketiga Pembukaan UUD 1945 menjadi polemik dan siswa Kristen tidak pantas menjadi pembaca Pembukaan UUD 1945. 

About Putra Tarigan

Penulis Lepas Rubrik Politik, Hukum dan Hiburan

Recommended for you