Berita

Kedewasaan Rakyat Turki dan negara Mayoritas Muslim dengan Tidak Mencela dan Menyerang Pejabat Publik melalui Agama

on

Februniye Akyol

Jambur.com/Berita Politik – Turki adalah sebuah negara dengan penduduknya yang mayoritas adalah muslim. Penduduk Turki tercatat 96.5% muslim. Di Kota Mardin, ada seorang perempuan Kristen yang cantik menjadi Wakil walikota bernama Februniye Akyol.

Tapi rakyat Turki tak pernah menyerang wanita kristen bernama Februniye Akyol yang menjadi wakil walikota Mardin ini dengan Al-Maidah : 51 atau cara-cara yang tidak dewasa dalam berpolitik.

Keberhasilan Sadiq Khan terpilih sebagai walikota muslim pertama di London, Inggris, menjadi bukti konkrit bahwa minoritas bisa terpilih memimpin suatu wilayah.


Pengamat sosial, Emlyn Pearce membeberkan fakta bahwa banyak pemeluk Kristen yang menorehkan prestasi seperti Khan di negara-negara muslim.

“Pada 2005 Alice Samaan menjadi pemeluk Kristen pertama dan perempuan pertama yang menjadi ketua majelis tinggi parlemen Bahrain. Padahal, Bahrain adalah negara dengan populasi 70% muslim,” ungkap Pearce.

Pakistan merupakan negara dengan 96,4% populasinya muslim. Namun, mereka memilik seorang mentri pelabuhan dan pengiriman yang beragama Kristen bernama Kamran Michael

“Kota Mardin di Turki baru-baru ini memilih wakil walikota Kristen perempuan pertama, Februniye Akyol. Turki merupakan negara dengan populasi 96,5% muslim,” ujarnya.


“Adapun, Boutros Boutros Ghali merupakan pemeluk Kristen koptik dan mantan pemimpin Perserikatan Bangsa- Bangsa (PBB) yang sebelumnya menjabat menteri luar negeri Mesir selama 14 tahun. Mesir memiliki populasi 90% muslim, “jelas Pearce.

Boutros Boutros-Ghali adalah Sekretaris Jendral PBB yang keenam yang berasal dari Mesir dan menjabat sebagai Sekjen PBB dari Januari 1992 hingga Desember 1996.

Pearce juga menyebutkan, ”Ibu kota negara dengan populasi muslim terbesar dunia, Indonesia, memiliki gubernur Kristen Basuki Tjahaja Purnama. Indonesia memiliki populasi 87,2% muslim”.

Pearce juga menyebukan bahwa Senegal memiliki presiden Katholik yakni Leopold Sedar Senghor selama 20 tahun.Senegal merupakan negara dengan populasi 92% muslim.

Lebanon memiliki seorang presiden Kristen, Michel Suleiman, dari 2008 hingga 2014. Lebanon memiliki populasi 54% muslim,” paparnya.

Selanjutnya Pearce menyebut, walikota Ramallah, ibu kota Palestina, adalah Janet Mikhail, seorang pemeluk Katholik Roma.

“Fantastis, London menolak gelombang islamofobia yang menyapu budaya kita untuk memilih walikota berdasarkan kebijakan dan kualitas pribadinya, tapi jangan menganggap bahwa hanya negara-negara barat yang menjadi tempat satu-satunya di mana agama minoritas dapat terpilih ke posisi penting, ” ungkap Pearce.

Pearce berharap agar setiap negara di dunia tidak membatasi agama seorang calon pejabat publik.

“Beberapa negara memiliki undang-undang yang secara langsung menyebut bahwa kepala negara harus menjadi bagian dari satu agama tertentu, bentuk kefanatikan agama yang tak dapat diterima pada abad ke- 21,” papar Pearce yang menambahkan, salah satu negara itu adalah Inggris yang undang-undang menyatakan bahwa raja harus seorang Kristen Protestan.

Anggota parlemen dari Partai Buruh itu mengecam upaya Partai Konservatif untuk mengaitkannya dengan kelompok ekstremis saat kampanye pemilu.

“Mereka menggunakan ketakutan dan sindiran untuk membuat kelompok etnis dan agama yang berbeda saling konflik,” tulis Khan, di surat kabar The Observer yang terbit kemarin. ” Warga London berhak mendapat yang lebih baik dan saya harap ini sesuatu yang tidak diulangi Partai Konservatif,” ujar Khan.

Pada pemilihan walikota London pada Kamis (5/5), Khan meraih 57% suara atau 1,3 juta suara untuk mengalahkan lawan utamanya, jutawan Tory Zac Goldsmith. Khan juga menorehkan sejarah baru sebagai walikota muslim pertama di ibukota negara barat yang sangat penting. Khan, 45, adalah putra imigran asal Pakistan yang berprofesi sebagai pengemudi bus.

Dia menyebut keberhasilannya sebagai kemenangan persatuan terhadap perpecahan. Khan lahir di London pada 1970. Dia tinggal di apartemen bersama enam kakak dan adik perempuannya di Tooting, London Selatan, yang dihuni banyak imigran.

“Cerita saya adalah cerita tentang London. Ayah saya seorang supir, ibu saya penjahit. London menjadi tempat yang memberikan kesempatan pada saya untuk berkembang dari rumah susun kemudian menjalankan usaha hingga menjabat di kabinet,” jelas Khan yang sebelumnya merupakan anggota parlemen oposisi Partai Buruh.

About Putra Tarigan

Penulis Lepas Rubrik Politik, Hukum dan Hiburan

Recommended for you